Mata kuliah Metode Penelitian merupakan mata kuliah yang wajib diikuti dan diberikan kepada mahasiswa untukmendapatkan pemahamantentang ruang lingkup metodologi penelitian, metode ilmiah, penulisan proposal penelitian, jenis-jenis penelitian, populasi dan sampel penelitian.


Kimia dasar, disebut juga kimia umum, adalah mata kuliah pengantar pada level universitas sebagai studi pengenalan kimia. Bidang ini akan mengantarkanmu untuk mengenal dunia kimia : histori kimia, kimia dalam al-quran, tembok raksasa dari besi panas dan tembaga oleh raja Dzulkarnain alaihissalam, pemilik emas terkaya si qorun, zharrah/atom, penomena alam, jabir ibnu hayyan atau geber, penemu metode distilasi disebut juga di the father of chemistry, dari al-kimiya, alchemy hingga chemistry, kimia modern, dan masih banyak lagi.

Kimia itu mencakup semua aspek hidup manusia. bisa ditemukan ketika kamu melihat, menyentuh, bersin, makan, bersedih, bergerak, ini melibatkan kimia. Mulai dari sabun yang digunakan ketika mandi dan kertas yang kamu gunakan untuk menulis. 

Kimia Dasar I membahas tentang zat, teori dan struktur atom, lambang nuklida, persamaan kimia, konsep mol, mekanika kuantum, tabel periodik unsur, ikatan kimia, struktur lewis, teori VSEPR, hukum termodinamika, diagram energi, asam basa, hidrokarbon, dll.


Al-Qur’an merupakan kitab suci umat Islam yang berfungsi sebagai petunjuk bagi manusia dalam mengarahkan kehidupannya. Secara garis besar, al-Qur’an mengandung ajaran tentang aqidah, syariah, dan akhlak, namun al-Qur’an juga mengandung isyarat-isyarat ilmiah yakni mengandung ayat-ayat sains dan teknologi. Untuk dapat mengenal, memahami, dan menafsirkan  al-Qur’an tidak hanya berbekal pengetahuan bahasa Arab, melainkan dibutuhkan berbagai macam ilmu guna untuk mengungkap makna yang terkandung dalam al-Qur’an. Mata kuliah ini mengkaji tentang ayat-ayat sains dalam al-Qur’an. Materi ini sangat penting bagi mahasiswa untuk memperluas pandangan dan pengetahuan tentang al-Qur’an guna untuk membantu dalam memahami dan menafsirkannya.