
BAHASA INDONESIA PIAUD-1 GASAL 2020/2021
Mata kuliah Bahasa Indonesia ini diberikan untuk melatih mahasiswa memahami dan menguasai bahasa Indonesia secara tepat. Kecakapan yang diharapkan dimiliki oleh mahasaiswa adalah kemampuan untuk berbicara dengan baik dalam setiap kegiatan dan pengetahuan yang mencukupi untuk menuangkan ide dan gagasannya ke dalam bentuk tulisan dengan tepat sehingga dapat menghasilkan mahasiswa yang siap terjun ke masyarakat dengan cukup baik.

Dr. AFRAHUL FADHILA DAULAI, MA
Mata kuliah ini membahas tentang Konsep Dasar Pendidikan, pentingnya Pendidikan bagi manusia, Hakikat Pendidikan, Tujuan Pendidikan, Batas Batas pendidikan, Pendidikan dan Eksistensi manusia , hubungan praktek Pendidikan dan teori Pendidikan, kegunaan Ilmu pendidikan, perbedaan orientasi pendidikan Non Islam dengan Pendidikan Islam, pandangan pendidikan dan perkembangan manusia, sasaran Pendidikan dalam proses perkembangan anak, faktor faktor Pendidikan , dasar dan azas pelaksanaan Pendidikan Nasional.

FIQH/ USHUL FIQH PIAUD 1
Deskripsi Matakuliah: ini membahas tentang: Pengenalan ilmu Ushul Fiqh, Hukum-hukum Syara' Sumber-sumber hukum Islam, Dalil-dalil hukum Islam yang ikhtilaf, Ijtihad dan Tajdid, kaidah-kaidah ushuliyah, Muradif dan Mustara', Ta'arud Adillah, Kaedah-kaedah fiqhiyah, Mutlaq Muqayyad, Mantuq dan Mafhum, Tarjih, Takwil.
Referensi:
1. Lahmuddin Nasution, Pembaharuan Hukum Islam dalam Mazhab Syafi'i, (Bandung: Remaja Rosda Karya, 2001.
2. Ali Ahmad Nazwa, Al-Qawaid Fiqhiyah, Damaskus: Darul Qolam.
3. Azhar, Konsep Istihsan Abu Hanifah Dalam Pandangan Syafi'i: Istislah Jurnal hukum Islam, (Medan: Fakultas Syari'ah IAIN-SU, 2014.
4. Mustafa Daif al-Bugha, Asar Adillah al-Mukhtalifu fiha (Masadir At-Tasri' At-Tabi'iyah) Fi Al-Fiqih Al-Islami.( Damaskus: Darul Imam Bukhari,tt).
5. Muhammad Idris Asy-Syafi'i, Ar-Risalah,
6. Abdul Wahhab Khallaf, Ilmu Ushul Fiqih, (Semarang: Dina utama, 1994.
7. Rahmad Syafe'i, Ilmu Ushul Fiqih, Bandung: Pustaka Setia, 2007.
8. Satria Efendi: Ushul Fiqih, Jakarta: Kencana, 2005.
9. Nasrun Haroen, Ushul Fiqh, Jakarta: Logos, 1996.
10. Ahmad Qorib, Ushul Fiqh 2, Jakarta: Nimas Multima, 1997.
11. Muhammd Khudhari Biek, Ushul Fiqih, Penerjemah : Faiz el-Muttaqin, Jakarta: Pustaka Amani, 2007.
12. A.Djazuli dkk, Ushul Fiqih: Metodologi Hukum Islam, Jakarta: RajaGrafindo Persada. 2000.

Psikologi Umum Gazal TA. 2020/2021
Melalui pembelajaran psikolgi umum mahasiswa dapat memahi tentang bagaimana manusia pada umumnya dalam hal memecahkan masalah, merasa dan bergaul dengan manusia lainnya. Dalam materi ini juga akan menghantarkan mahasiswa untuk melihat setiap perbedaan yg ada baik dari gen maupun lingkungannya, memahani tentang sensasi dan persepsi, teori pembelajaran, emosi, inteligensi, kepribadian, perkembangan manusia, motivasi dan perkembangan gender yang dibahas secara umum.

Sejarah Peradaban Islam
Materi Pokok
- Arab Pra Islam
- Islam masa awal: Periode Makkah
- Islam periode Madinah
- Peperangan Jihad Mempertahankan Islam
- Khulafa’ Al-Rasyidin: Abu Bakar dan Umar
- Khulafa’ Al-Rasyidin: Usman dan Ali
- Dinasti Umayyah
- Dinasti Abbasiyah
- Dinasti Umayyah di Andalusia
- Perkembangan Pengetahuan zaman Umayyah dan Abbasiyah
- Tiga Kerajaan Besar
- Perang Salib
- Peradaban Islam di Asia Tenggara dan Indonesia
- Peradaban Islam di Pulau Sumatera dan Sumatera Utara

SEJARAH PERADABAN ISLAM
Deskripsi Singkat
Sejarah dan Peradaban Islam (SPI) merupakan Mata Kuliah Dasar (MKD) bagi seluruh mahasiswa UIN Sumatera Utara. Dalam matakuliah ini dibahas perkembangan peradaban Islam sejak abad VII sampai dengan masa kontemporer. Kajian difokuskan pada beberapa aspek peradaban Islam, meliputi tatanan masyarakat yang melahirkan peradaban itu sendiri, pemikiran, serta institusi sosial, politik, dan agama. Dalam sejarah awal Islam, tatanan masyarakat muncul dalam sebuah model yang disebut ummah. Dengan munculnya masyarakat Muslim di abad ke-7 Masehi, sebuah perubahan terjadi di bidang hukum dan tatanan kehidupan. Dengan identitas baru ini umat Islam membentuk kebudayaannya dan akhirnya menciptakan peradaban yang mendominasi dunia selama beberapa abad, paling tidak berlangsung sampai abad XVI atau XVII. Bersamaan dengan surutnya dominasi peradaban Islam, sejarah mencatat lahirnya modernisme Barat. Yang menarik untuk didiskusikan adalah hubungan antara peradaban Barat dan peradaban Islam, serta respon dunia Islam terhadap supremasi Barat. Dalam konteks itu, sejarah Islam mencatat gagasan pemikir-pemikir Islam untuk kebangkitan peradaban. Diskusi sejarah peradaban Islam ini tidak hanya bersifat deskriptif, tetapi analitis-kritis. Analisis logis tentang sebab-akibat maupun penafsiran dalam konteks peradaban dunia menjadi penting dalam kajian peradaban Islam.


