DAFTAR PUSTAKA
Anita Lie, (2007), “Guru, Mengajar Apa atau Siapa”, Kompas, Sabtu, 24 Nopember 2007.
Arief,
S, (1993), “Kebutuhan Dasar dan Keadilan Sosial dalam Strategi Pembangunan”,
dalam Membangun Martabat Manusia,
Gajah Mada University Press, Yogyakarta.
Armstrong, M, (1994), Manajemen Sumber Daya Manusia, Alih Bahasa, Sofyan Cikmat dan
Haryanto, Gramedia, Jakarta.
Ashkenas, Ron, (et al), (1995), The Boundaryless Organization, Jossey-Bass Publishers, San
Francisco.
Azizy,
A. Qodri, (2002), Pendidikan (Agama) untuk
Membangun Etika Sosial: (Mendidik Anak Sukses Masa Depan: Pandai dan
Bermanfaat), Aneka Ilmu, Semarang.
Bastian, Aulia Reza, (2002), Reformasi Pendidikan, LAPPERA – Pustaka Utama, Yogyakarta.
Becker, G.S, (1993), Human Capital, The National Bureau of Economic Research, The
Uiversity of Chicago Press.
Bellen, S dalam Republika,
17 April 1998.
Buchori, M, (2001), Pendidikan Antisipatoris, Kanisius, Yogyakarta.
Castetter, William B, (1981), The Personnel Function in Educational Administration, Macmillan Publishing
Co, Inc, New York.
Cohn, E, (1979), The
Economic of Education, University of South Carolina.
Dahar,
Ratna Wilis, (2000), “Pluralisme dan Konstruktivisme”, dalam Membuka Masa Depan Anak-anak Kita”,
Sindhunata (Ed), Kanisius, Yogyakarta.
Danim, Sudarwan, (2002), Inovasi Pendidikan,
Bandung, Pustaka Setia.
Departemen
Agama RI, 2004, Standar Kompetensi Guru
Pendidikan Agama Islam pada Sekolah Umum dan Madrasah, Direktorat Jenderal
Kelembagaan Agama Islam.
Departemen Pendidikan Nasional, (2002), Pengembangan
Sistem Pendidikan Tenaga Kependidikan Abad Ke-21 (SPTK-21), Jakarta.
Djoyonegoro,
Wardiman, (1994), “Peranan guru Dalam Pembangunan Pendidikan Nasional Untuk
Meningkatkan Kualitas Sumberdaya Manusia”, Pengarahan disampaikan pada Kongres
PGRI XVII, 4 Juli 1994, Jakarta.
Fields, Joseph C, (1994), Total Quality for School: A Guide for Implementation, ASQC Quality
Press, Milwaukee, Wisconsin 53202.
Freire, Paulo, (1990), The Politics of Education, New York:Bergin & Garvey.
Freire, P, (2000), Pendidikan
Kaum Tertindas, LP3ES, Jakarta.
Gaffar,
Fakry. (2000), “Pembiayaan Pendidikan
Perusahaan Dan Kebijaksanaan dalam Perspektif Reformasi Pendidikan Nasional”,
Jakarta: Makalah’ Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia.
Haidar, Daulay, (2002), Pendidikan Islam dan
Tantangan Masa Depan, Bandung, Ciptapustaka Media.
Ibrahim,
M.D, (1997), “Perspektif Transparansi global dalam kurikulum”, dalam rahardjo,
(1997), Keluar dari Kemelut Pendidikan
Nasional, Intermasa, Jakarta.
Imron, Ali, (1995), Pembinaan Guru di Indonesia, Pustaka Jaya, Jakarta.
----------, (1996), Kebijaksanaan Pendidikan di Indonesia, Bumi Aksara, Jakarta.
Islamy, M. Irfan, (2001), Prinsip-prinsip Perumusan Kebijaksanaan Negara, Bumi Aksara,
Jakarta.
J. Drost, SJ, (2000), “Mengajar Agama, Etika dan Moral”,
Makalah, Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia, 19-22 September 2000,
jakarta.
Jhonsons, Richard A., Kast, Fremont A., & Rosen, James E., The Theory and Management of System, McGraw-Hill, Kogakusha, Ltd,
Tokyo, 1973.
Jones, T. H, (1985), Introduction to School Finance, McMillan Publishing Company, New
York.
Kompas, Senin, 18 Februari 2008,
hal. 12, kolom 1-2
Miller,
Nancy A.S, (1994) “Toward a Common Vision : The Change Process in Practice”,
dalam Reigeluth, Charles M & Garfinkle, Robert J, (1994), (Ed), Systemic Change in Education,
Educational Technology Publications Englewood Cliffs, New Jersey 07632.
Mukhtar, (2003), Desain Pembelajaran Pendidikan
Agama Islam, Jakarta, Misaka Galiza.
Mulkhan, A,M, (1993), Paradigma Intelektual Muslim,
Yogyaakarta, Sipress.
Nata, Abuddin (2003), Manajemen Pendidikan,
Mengatasi Kelemahan Pendidikan Islam di Indonesia, Bogor, Kencana.
Nurhan,
K, (2001), “Pendidikan dan Investasi Masa depan Bangsa”, Kompas, Selasa, 4 Desember 2001.
Ohmae, K, (1995), The
End of the Nation State: The Rise of Regional Economics, New York, The Free
Press.
Padmo, Dewi (Ed), (2003), Teknologi Pembelajaran,
Jakarta, Universitas Terbuka.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 tahun
1992 tentang Tenaga Kependidikan.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 55 Tahun
2007, tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan
Purwanto, M.N, (1993), Ilmu Pendidikan, Remaja Rosdakarya, Bandung.
Rebore, Ronald W, (1987), Personnel Administration in Education, Prentice-Hall., Inc,
Englewood Clifs, New Jersey 07632.
Reigeluth,
Charles M & Garfinkle, Robert J, (1994), (Ed), Systemic Change in Education, Educational Technology Publications
Englewood Cliffs, New Jersey 07632.
Robbins, Sthepen P, (1996), Perilaku Organisasi, Jilid I, Alih Bahasa : Hadyana Pujaatmaka,
Prenhallindo, Jakarta.
Sallis, Edward, (1993), Total Quality Management in Education, Kogan Page, Philadelpia –
London.
Sarwono,Sarlito Wirawan, (2000), “Profesionalisme
Guru”, dalam Menggagas Pendidikan Rakyat,
Anshori, Dadang S, (Ed), Alqaprint, Bandung.
Satori,
Djam’an. (2000). Dimenesi Indikator
Sekolah Efektif. Bandung: Makalah Seminar Nasional HMJ Administrasi
Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia.
Schargel,
Franklin P, (1994), Transforming Education
Through Total Quality Management : A Practioners’s Guide, Eye on Education
Princeton Junction, NJ 08550.
Schlechty, Philip G, (1997), Inventing Better Schools, Jossey-Bass Publisher, San Francisco.
Sedarmayanti, (2003), Good Governace, Mandar Maju, Bandung.
Siahaan,
Amiruddin., Khairuddin W., dan Irwan Nasution, 2006, Manajemen Pendidikan Berbasis Sekolah,
Jakarta, Quantum Teaching.
Siahaan,
Amiruddin., Asli Rambe., dan Mahidin, 2006, Manajemen Pengawas Pendidikan, Jakarta, Quantum Teaching.
Siahaan, Amiruddin., Lius Zen,
Wahyuli, (2012), Manajemen Perubahan,
Bandung, Cita Pustaka Media Perintis.
Soetjipto dan Kosasi, Raflis, (1999), Profesi Keguruan, Rineka Cipta, Jakarta.
Suparno, dkk, (2002), Reformasi Pendidikan, Kanisius, Yogyakarta.
Supriadi, Dedi, (1998), Mengangkat Citra dan Martabat Guru, Adicita Karya Nusa,
Yogyakarta.
Syafruddin Nurdin dan Basyiruddin Usman, 2002, Guru Profesional & Implementasi
Kurikulum, Jakarta, Ciputat Pers.
Syarief,
H, (1997), “Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia Menyongsong Era
Globalisasi : Membangin Sistem Pendidikan yang Berbudaya”, dalam Rahardjo,
(1997), Keluar dari Kemelut Pendidikan
Nasional, Intermasa, Jakarta.
Sutjipto,
dkk, 2001, “Restrukturisasi Sistem Karier dan Insentif Guru”, dalam Jalal dan
Supriadi (Ed), Reformasi Pendidikan dalam
Konteks Otonomi Daerah, Adicita, Yogyakarta.
Tafsir, Ahmad, (1994), Ilmu Pendidikan dalam
Perspektif Islam, Bandung, Remaja Rosdakarya.
The World Bank, (1998), Education in Indonesia : From Crisis to Recovery.
The World Bank, 1999, Education Sector
Strategy.
Thoha,
M, (2000), “Perilaku Birokrasi dalam Pengelolaan Pendidikan”, Makalah, Konvensi Nasional Pendidikan
Indonesia, 19-22 September 2000, Jakarta.
Tilaar, H.A.R, (1999), Manajemen Pendidikan Nasional,
Rosdakarya, Bandung
--------, (2002), Membenahi
Pendidikan Nasional, Rineka Cipta, Jakarta.
Tim
Kerja Nasional SPTK-21, (2002), Pengembangan Sistem Pendidikan Tenaga
Kependidikan Abad Ke-21 (SPTK)-21), Departemen Pendidikan Nasional.
Toffler, Alvin, (1970), Future Shock, Bantam Books, New York.
Tosi, Henry, L, Rizzo, John R & Carrol Stephen J,
1990, Managing Organization Behavior,
Second Edition, Harper CollinsPublisher.
Turney, C, (et al), (1992), The School Manager, Nort Sydney,.Allen and Unwin Pty Ltd.
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional
Undang-Undang Republik Indonesia No. 14 Tahun 2005,
tentang Guru dan Dosen
Vaizey, J, (1962), The
Economic of Education, Faber and Faber Limited, London.
Wahab, Abdul Azis. (1996). “Mencari Arah Baru dalam Pengelolaan Sekolah. dalam Mimbar Pendidikan. IKIP Bandung.
Zamroni, (2001), Pendidikan
untuk Demokratisasi, Yogyakarta, Bigraft
Publishing.