
ANALISIS KEBIJAKAN KESEHATAN MASYARAKAT
Di harapkan Mahasiswa diharapkan Memahami dan mampu menjelaskan Analisis Kebijakan Kesehatan Masyarakat, mampu memahami pengembangan kebijakan kesehatan, mampu menganalisis kebijakan, maslah kebijakan dan metode analisis kebijakan.

Gizi dan Produktivitas (Kelas A dan B)
Mata Kuliah Gizi dan Produktivitas merupakan mata kuliah pilihan dan berjumlah 2 SKS .
Materi yang akan dibahas idi Mata Kuliah ni menjelaskan tentang pengertian gizi dan
produktivitas kerja, landasan hukum gizi produktivitas kerja, masalah gizi produktivitas kerja di dunia dan Indonesia, peran gizi dalam meningkatkan produktivitas dalam sektor
ekonomi, nutritional assessment khusus untuk
dewasa, kebutuhan energi, zat gizi makro dan mikro untuk tenaga kerja serta hal-hal lainnya berkaitan peningkatan produktivitas tenaga kerja dari segi gizi dan kesehatan.

Jaminan Sosial dan Asuransi Kesehatan II AKK A/B/C/D II Fitriani Pramita Gurning || 2020/2021
Karakter sebagian besar sistem kesehatan di negara berkembang adalah pembiayaan kesehatan
yang sifatnya public private mix dengan pemberi pelayanan kesehatan berasal dari institusi
pelayanan kesehatan pemerintah dan swasta. Untuk menciptakan sistem kesehatan yang baik,
diperlukan system pendanaan kesehatan yang berkelanjutan dan berkeadilan. Untuk menjamin hal
ini pemerintah harus mempunyai dana yang cukup dari berbagai sumber. Tanpa ada dan ayang
cukup akan sulit untuk menjalankan fungsi sebagai pemberi dana. Dalam konteks ini maka
Matakuliah ini membahas topic Jaminan Kesehatan sebagai usaha pemerintah untuk memberikan
jaminan pelayanan kesehatan ke masyarakat sesuai dengan UUD 1945. Pelaksanaan jaminan
kesehatan dilakukan dengan menggunakan pilihan asuransi kesehatan social melalui BPJS. Dalam Departemen Kebijakan dan Manajemen Kesehatan
perkuliahan ini akan dibahas berbagai hal terkait dengan dinamika system kesehatan dan pelayanan
kesehatan yang berkeadilan.

KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA KAWASAN PESISIR
Dengan mengikuti Mata Kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat Menunjukkan sikap bekerjasama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan di bidang kesehatan masyarakat. Menguasai pengetahuan tentang konsep kesehatan masyarakat dalam melakukan analisa situasi yang bertujuan untuk melakukan pemecahan masalah baik secara mandiri maupun dalam kerja tim. Terampil mengidentifikasi masalah kesehatan yang terjadi di masyarakat, khususnya dibidang keselamatan dan kesehatan kerja di kawasan pesisir.

Manajemen Strategis Pelayanan Kesehatan (Roni Gunawan)
Mata kuliah ini membahas prinsip-prinsip manajemen strategis dalam pelayanan kesehatan,
perencanaan, implementasi dan evaluasi strategis. Dalam proses pembelajaran akan
dibahas mengenai prinsip-prinsip manajemen strategis; pendekatan learning organization
dalam organisasi kesehatan; budaya organisasi; kepemimpinan strategis; berpikir sistem
(system thinking), penyusunan visi, misi, tujuan, strategi program; analisis lingkungan
internal dan eksternal; metode dan teknik dalam manajemen strategis (Balanced Scorecard);
implementasi strategi; evaluasi strategi; serta aplikasi manajemen strategis dalam layanan
kesehatan primer dan layanan kesehatan sekunder/tersier.

Manajemen Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat Pesisir / SUSIDASARI
Pengantar Manajemen Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat Pesisir -1 :
Berdasarkan :
1.UUD 1945 , bahwa setiap warga negara Indonesia berhak mendapatkan pelayanan kesehatan termasuk masyarakat yang berada diwilayah pesisir seperti didaerah, pantai, dan nelayan sebagai pekerjaan utamanya.
2.Peraturan Menteri Kesehatan No.43 Tahun 2019 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat, dimana Puskesmas berdasarkan konsep wilayah harus mampu sebagai " gate keeper"ujung tombak pelayanan kesehatan memberikan pelayanan yang bermutu,merata dan terjangkau.
3.Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) dalam rangka mendukung kegiatan kegiatan Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat Pesisir.
Diharapkan mahasiswa mampu untuk menjelaskan dan memahami upaya pelayanan kesehatan masyarakat pesisir , melalui berbagai macam model upaya pelayanan kesehatan masyarakat berbasis UKBM dan dukungan peran serta masyarakat,tokoh masyarakat dan stakeholder yang ada di wilayah masyarakat pesisir. MIsalnya : Posyandu,Pendekatan Keluarga Sehat,Pojok UKK bagi nelayan,Dana Sehat untuk Jaminan Kesehatan Nelayan dan lain sebagainya.

Manajemen Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat Pesisir-SUSIDASARI-SEM VI-Semester Genap 2022
Masyarakat Pesisir adalah: sekumpulan manusia yang hidup bersama -sama mendiami wilayah pesisir, membentuk dan memiliki kebudayaan yang khas yang terkait dengan ketergantungan pada pemanfaatan sumber daya dan lingkungan pesisir.
Penyelenggaraan Upaya Kesehatan pada nelayan meliputi :pengendalian dan penanggulangan penyakit akibat kerja dan kecelakaan kerja, penyakit menular, penyakit tidak menular, pennaggulangan masalah gizi, penyehatan lingkungan dan promosi kesehatan.
Tujuan Pembelajaran :
1.Mahasiswa diharapkan mampu membaca dan menjelaskan tentang definisi masyarakat pesisir
2.Mahasiswa diharapkan mampu dan memahami tentang permasalahan kesehatan di wilayah peisir
3.Masyarakat diharapkan mampu dan memahami tentang upaya pelayanan kesehatan di wilayah pesisir

Organisasi Kesehatan (AKK) | Pak Rahas | ©2024
Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan pengertian organisasi kesehatan, prinsip dan asas organisasi kesehatan, tujuan dan peranan organisasi dalam pembangunan kesehatan. Kemudian mahasiswa mampu menguraikan peranan organisasi dalam pertumbuhan pembangunan kesehatan, Menganalisis budaya, komunikasi dan kinerja organisasi, mengelompokkan organisasi dalam sistem kesehatan nasional, Mendemonstrasikan bagaimana kerja sama organisasi kesehatan mampu menemukan solusi kesehatan secara nasional dan global, dan Mengembangkan diri dalam ilmu organisasi kesehatan melalui laporan studi kasus yang tepat.
Pendidikan & Pelatihan
Mata kuliah ini membahas tentang konsep dasar Diklat dan Pentingnya dalam Promosi Kesehatan, Teori belajar dan pendidikan orang Dewasa, Ruang lingkup Manajemen Diklat, analisis kebutuhan
latihan, penyusunan kurikulum pembelajaran Diklat, pengelolaan SDM, Media dan Bahan Diklat, evaluasi, Teknik fasiltiasi Diklat, Skill komunikasi dalam Diklat, Rencana Tindak Lanjut, Pengukuran Pencapaian Diklat